Bersyukur adalah kata kerja yang menurut terminologinya berasal dari kata “syukur” dan mendapatkan awalan “ber”. Kata syukur sendiri menurut kamus besar bahasa Indonesia (KKBI) artinya rasa terima kasih kpd Allah.
Menurut pengertian sederhanaku, bersyukur merupakan sebuah bentuk tindakan berterima kasih kepada Tuhan atas nikmat dan karunia-Nya yang telah kita terima. Artinya bersyukur merupakan manifestasi dari rasa senang, rasa bahagia karena kita telah mendapatkan atau mengalami sesuatu yang menggembirakan. Kalau toh sesuatu itu tidak menggembirakan, kita masih tetap bisa bersyukur karena kita tidak mendapatkan atau mengalami hal yang lebih buruk dari yang telah kita alami.
Bagiku, rasa syukur sudah semestinya aku panjatkan kepada Allah SWT ketika momen lebaran 1431H tahun ini aku masih diberi kesempatan bisa :
- berkumpul dengan Bapak serta sebagian dari keluarga besarku (Mbah Roeri Community) yang mudik ke kampung halaman

- Mbah Roeri Community
- berbagi rezeki dan kegembiraan dengan kusir andong dari desa sebelah dan menikmati suasana pedesaan di kampung halaman

- MRC in Action

- september ceria bersama pengendali kuda
- menikmati kegembiraan berkumpulnya 4 generasi dari Mbah Roeri Community

- senyuman empat generasi

bersama sebagian generasi penerus MRC
- melihat pohon nangka yang lagi berbuah di kebun belakang rumah masa kecilku

- buah nangka yang menggoda
Bagiku bersyukur juga bukan berarti harus membanding-bandingkan antara yang miskin dengan yang kaya, yang modern dengan yang tradisional.

versi modern dan versi tradisional
Selain itu semua yang membuat aku semakin bersyukur, merasa bahagia dan bangga sebagai orang tua adalah ketika sepulang dari mudik, aku masih punya kesempatan untuk bongkar pasang dan mengecat sendiri sepedanya mas Fikri. Dan begitu urusan penampilan selesai baru kemudian aku serviskan ke bengkel. Mas Fikri pun makin bersemangat untuk belajar sepeda dengan sepeda “barunya” yang aku beri sebutan the color of bicycle.

the color of bicycle-nya mas Fikri
Begitunya banyak kenikmatan dan kesempatan yang aku miliki untuk berbuat baik kepada orang-orang yang aku cintai dan yang berada di sekitarku, maka tak pantas rasanya bila aku tidak mau mensyukuri apa yang telah aku terima dan nikmati selama ini.
Terkadang kita harus menengok ke belakang untuk berinstropeksi dan menikmati romantisme masa silam, tetapi kita tetap harus melangkah ke depan untuk menyongsong kehidupan dengan optimisme dan senantiasa bersyukur kepada Allah SWT.

melangkah ke depan…menuju masa depan











salam kompak u/ MRC y Mal ..
yoaiiiii Mbak
[Reply]
congrats apah ;))
tks 4 all support
[Reply]
selamat bang…..
rasa kebersamaan berkumpul bersama keluarga memang pantas di syukuri
trims bang..
emang bener..dengan berkumpul bersama dalam suasana kebersamaan kita bisa saling berbagi cerita, pengalaman dan hal2 yang bermanfaat untuk orang2 terdekat..
[Reply]
Selamat, tulisannya menarik. Bersyukur dalam suasana keceriaan Hari Raya. Salam kenal
terima kasih dan salam kenal kembali..
kebetulan saya pas punya foto2 keceriaan lebaran yang bisa mendukung ide he he he.
[Reply]
Jangan Lupa syukurannya kang… hehehehe… selamat ya Kang Jadi Pemenang dalam Kontes ini…
kalo kang Yudhie gak ninggalin pesan waktu aku lagi bersih2 rumah mungkin aku gak sempat ikutan..silaturrahmi memang banyak manfaatnya..
Alhamdulillah..tks kang Yudhie…kapan2 kita bisa makan Nasi Krawu ya
[Reply]
Salut untuk Mbah Roery Community…
Membangun Kebersamaan dalam Keluarga di zaman sekarang ini sangatlah sulit…
Tapi Mbah Roery mampu Merealisasikannya
Suksess selalu untuk kang Akmal dan Generasi penerus MRC…..
makasih kang Yudhie…kebersamaan memang harus dijaga dan diperjuangkan, apalagi di era seperti sekarang ini dimana kadang-kadang kita melupakan apa itu arti keluarga karena hanya utk mengurusi materi dan duniawi semata..
[Reply]